Den ayu... den bagus..., monggo dhadar. Lucu rasanya buat yang tak terbiasa dengan sebutan semacam itu. Begitu terdengar di telingga seakan kita mundur berabad-abad lamanya. Membayangkan jaman Mahapati GajahMada kali... atau jaman feodalisme...? Jaman lahirnya sebutan den ayu dan den bagus, sebagai sebutan yang menggambarkan trah bagi orang-orang jawa yang berdarah biru...
Sekarang di era jaman blog-blogkan, seakan punah semua peradaban yang selayaknya masih bisa kita dengar, kita pelajari dan kita lestarikan...
Besok di sambung lagi ya? Den Ayu mau dhahar dulu. he he he
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment