Den ayu... den bagus..., monggo dhadar. Lucu rasanya buat yang tak terbiasa dengan sebutan semacam itu. Begitu terdengar di telingga seakan kita mundur berabad-abad lamanya. Membayangkan jaman Mahapati GajahMada kali... atau jaman feodalisme...? Jaman lahirnya sebutan den ayu dan den bagus, sebagai sebutan yang menggambarkan trah bagi orang-orang jawa yang berdarah biru...
Sekarang di era jaman blog-blogkan, seakan punah semua peradaban yang selayaknya masih bisa kita dengar, kita pelajari dan kita lestarikan...
Besok di sambung lagi ya? Den Ayu mau dhahar dulu. he he he
Friday, January 9, 2009
Subscribe to:
Posts (Atom)